Laman

Di sini tempatnya...

Pelangi cinta Sang Rabb, pelangi cinta kehidupan, pelangi cinta persahabatan, pelangi cinta untuk hamba Allah... mari kita kuak bersama di sini.

Jumat, 16 Desember 2011

“BERUBAH JADI…. “(read: titik-titik)


Kadang, jalan hidup ini memang terasa penuh duri, penuh serpihan kaca, dan penuh bara api yang menyala-nyala. Darah pun terus mengucur di setiap jalan yang dilalui, meninggalkan jejak perjuangan. Rasa perih semakin merasuk dan terus menjalar ke seluruh tubuh. Hidup terasa suram dan penuh derita. Air mata serasa ingin keluar, membentuk butiran di tepi kelopak mata. Tanpa terasa ia pun terjatuh dan mengalir pelan menciptakan garis bening di pipi.
Petir di dalam hati terus bergemuruh. Benar-benar tengah terjadi hujan badai di sana. Rasa perih semakin terasa. Mentari tak juga muncul. Hujan badai terus berlanjut, malah semakin dahsyat petir-petir yang saling bersambaran. Air mata semakin deras mengalir. Badai yang berhembus semakin kencang, hingga hampir merobohkan tiang yang berdiri kukuh di sana.
Gemuruh badai semakin membisingkan telinga, seolah-seolah jiwa akan menyerah. Kehadiran sang mentari masih terus dinanti, tapi ia tak kunjung datang juga. Akhirnya, mulai putus asa… Kemanakah kaki ini harus melangkah? Di manakah cahaya itu? Hati ini tak ingin tersesat. Kaki ini tak ingin salah melangkah. Apa lagi yang harus dilakukan? Kapankah mentari itu akan muncul? Raga ini tak ingin salah berbuat. Jiwa ini benar-benar butuh penerangan… Tapi… ia tak juga datang, hingga dalam waktu yang lama… akhirnya… ia pun tak datang juga.
Semakin terasa sempit dunia ini, seolah-olah hanya sebesar lubang jarum jahit. Sesak untuk bernafas. Tersiksa. Mimpi tak tercapai. Cita-cita tak tergapai. Harapan melayang pergi. Semangat pun mati. Senyuman tak lagi berseri. Langkah kaki berhenti. Hati ingin berkata… “hidup cukup sampai di sini…” (jeng jeng jeng!!!!! Para super hero datang dan berubah jadi POWER RANGER!!! Hehe)
Begitu tragis kisah itu. Pasti pernah  kita alami. Cahaya memang menjadi sesuatu yang sangat penting. Hidup tak selamanya bersinar penuh cahaya kegembiraan, ada kalanya kita terjatuh. Yah, begitulah sedikit gambaran dari suasana hati ketika kita tengah dilanda kegundahan dan kegelisahan.
Memang bukan hal yang mudah untuk menghentikan hujan badai itu. Kalau nggak benar-benar istikomah dan berhati teguh, hembusan angin bakalan merobohkan tiang keimanan kita. Makanya… selalu ingat… Alloh selalu bersama kita. Dia selalu setia menemani baik dalam bahagia maupan dalam duka dan lara.
Bicara masalah lain, kita beralih ke dunia lain (hehe maksudnya apa jal?...)
Hujan badai itu bisa muncul dalam diri kita salah satunya disebabkan karena kita merasa gagal melakukan sesuatu. Ya, dalam hati kita merasa gagal, padahal kenyataannya, kita tidak gagal, melainkan hanya kurang tepat dan ada sedikit kesalahan yang perlu diperbaiki untuk kedepannya, karena itu adalah kesuksesan kita yang tertunda.
Gagal dalam bertindak bukan berarti semua telah berakhir. Sebenarnya sih, harusnya kita punya prinsip “TIADA KATA GAGAL SEBELUM DATANG AJAL”. Selama mata masih bisa memandang bentangan alam yang penuh keindahan ini, kita harus bisa terus merubah kehidupan kita yang masih penuh kekurangan dan lubang-lubang kesalahan.
Berubah menjadi lebih baik itu perlu!!! Kita punya mimpi yang harus kita genggam. Kita punya tujuan hidup yang luar biasa, menggapai kesuksesan hakiki, kebahagiaan dunia akhirat.
Sekarang… kita sedang berjalan dan tengah membangun jalan untuk masa depan. Dalam menempuh perjalanan itu, kita harus waspada dan penuh hati-hati, karena banyak sekali jalur yang bercabang dan bermacam-macam tanda lalu lintas yang bakalan kita temui. Tetaplah berpegang teguh pada tali Alloh, karena sesungguhnya itulah jalan yang benar.
Sekarang kita sedang belajar, belajar untuk memaknai hidup, belajar untuk memerangi masalah, belajar untuk menjadi manusia dewasa, belajar untuk menguak ilmu-ilmu yang bisa kita pelajari, dan belajar banyak hal, baik dari yang terkecil hingga masalah besar.
Dalam belajar, tak semuanya dapat dilalui dengan manis. Kadang, ikhtiar dan do’a yang dilakukan udah benar-benar full, tapi hasilnya kok bikin mata pedes. Santai pren… itu artinya, Alloh tengah mengingatkan kepada kita kalau kita perlu berubah!!! Berubah dari nol ke satu dan ditambah nol yang banyak dibelakangnya…. Zero to hero!!!! Kita bisa, kita pasti bisa (wae wa e o, wae wa e o…. lanjutin sendiri).
Nah, sedikit cuplikan lagu di bawah, moga bisa nyumbang semangat buat hatimu yang tengah kehausan dan dilanda kegersangan,
“langkah tegap kakiku, dengarkan hentakanku, kadang aku terjatuh tapi ku terus maju, kejar dengan hatimu, lakukan sungguh-sungguh, apapun yang kau mau, apapun impianmu, karena di dalam hidup ini tak ada yang tak mungkin, lihatlah kawan bulan masih bersinar, terangi malam hidup terus berjalan, raih mimpimu bulatkanlah tekadmu, mestakung semesta mendukung”.
[Goliath - Mestakung (Ost. Semesta Mendukung)]
Ya… gitu deh! Terus, selain kita perlu berubah, kita juga perlu menyadari, mungkin selama ini usaha yang kita lakukan kurang maksimal, jadi hasilnya juga kurang maksimal.
"dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain dari apa yang telah diusahakannya". (Q.S An-Najm: 39)
Jadi ya intinya kita juga perlu merubah keseriusan usaha dan do’a kita.
Shobat, mungkin sekarang kita belum bisa meraih target hidup kita, tapi yakinlah selama ada kemauan dan tindakan yang benar-benar (bukan salah-salah), suatu saat mimpi itu pasti bakalan jadi nyata. Yuk kita gali semangat kembali! Dan terus berlari untuk memperbaiki diri, agar jiwa dan raga ini bisa berubah menjadi pribadi yang luar biasa! Yang tak hanya baik di hadapan manusia, tapi juga baik di hadapan Alloh… (duh… mak nyussss). Ayo berubah!!!!
Langkah kedepannya harus bisa lebih bermakna. Senyuman harus lebih berasa. Semangat harus lebih bergelora. Kata MALAS tak boleh ada. Ya ya ya!!! SemangKA! Semangat Karena Alloh!!!
Mari sambut hari esok dengan semangat lebih untuk merubah mutu jati diri menjadi lebih baik!  :D ;) :b :->
Sekian dulu, shobat. Lain kali kita sambung lagi. Selamat berjuang untuk menjalani petualangan hidup ini! Dadahhhhhh…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar