Laman

Di sini tempatnya...

Pelangi cinta Sang Rabb, pelangi cinta kehidupan, pelangi cinta persahabatan, pelangi cinta untuk hamba Allah... mari kita kuak bersama di sini.

Minggu, 16 September 2012

“Lagi Jatuh Cinta…… Kaukah itu???”


Lama menanti sebuah kata cinta, lama menanti sebuah kata sayang, lama menanti sebuah ikatan pasti, dan lama menanti buaian lembut sang kekasih. STOP!!! Jangan berpikir yang aneh-aneh dulu. Hmmm hal kaya gitu udah sering kita dengar, bahkan kadang nyata terjadi dalam kehidupan kebanyakan manusia. Bicara tentang cinta, tak sedikit pikiran langsung terarah kesitu, ke….. kemana ya…. Yah, pokoknya ke suatu hal yang sangat manis, yang mampu menjadikan lutut terkulai lemah karena serasa terbang, membuat hati luluh seketika, bahkan mampu membuka mata yang saat itu mulai lelah dan hendak terpejam,  serta mampu menegakkan kembali tangkai bunga yang telah layu.
Betapa agungnya ungkapan cinta yang mampu tuk diluapkan, sehingga di seluruh pelosok dunia, cinta selalu menjadi bahan pembicaraan dan bahasan yang tak pernah ada habisnya. Namun demikian,… tiada yang bisa mengerti penjelasan sebenarnya tentang cinta itu sendiri. Karenanya, pena pun tak kan pernah mampu  menuliskan apa itu cinta.
Sudah jelas bahwa cinta itu fitrah, berhak dimiliki oleh siapa saja yang menjadi penghuni bumi ini. Bahkan, seluruh planet, matahari dan seisi jagad raya ini pun memiliki cinta, cinta luar biasa yang hanya diberikan untuk Sang Azis, sehingga mereka selalu tunduk kepada perintah Allah. Subhanallah…..
Lain kisah, lain cerita, lain pula masalahnya. Kita ini remaja, dunia kita tengah berada dalam masa peralihan menuju dewasa. Banyak gejolak, banyak tantangan, banyak paduan rasa, dan banyak goresan warna.
Yah, beginilah hidup. Ini nyata,bukan rekayasa.Siapa saja bisa jatuh cinta, termasuk kita, haha. Saat jatuh cinta….. wah…. Dunia ini serasa penuh bunga, tubuh serasa terbang di angkasa, daun-daun melambai lembut ikut merasa bahagia.
Seorang peneliti dari Researchers at National Autonomous University of Mexico mengungkapkan hasil risetnya, menurutnya, rasa tergila-gila muncul pada awal jatuh cinta disebabkan oleh aktivasi dan pengeluaran komponen kimia spesifik di otak, berupa hormon dopamin, endorfin, feromon, oxytocin, neuropinephrine yang membuat seseorang merasa bahagia, berbunga-bunga dan berseri-seri. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, dan terpaan badai tanggung jawab dan dinamika kehidupan efek hormon-hormon itu berkurang lalu menghilang. (sumber: www.detik.com Rabu, 09/12/2009 17:45 WIB).
Ihir! Luar biasa! :D
Lebih luar biasanya lagi…..
Ketika hati udah terkena panah asmara Guhwawijaya, terserang virus cinta ataupun virus merah jambu, akibatnya...... ih! Waw! dahsyat pokmen…...... yang diinget cuma si doi, lagi ngapain aja si “dia”nya selalu bergelantungan di kelopak mata, wahaha….  Selain itu, keajaiban cinta juga mampu menggerakkan kaki kita untuk melangkah. Jika cinta itu benar, ya kita juga pasti akan tergerak ke yang benar, tapi kalo cinta yang kita miliki aja udah nyimpang dan jauh dari syariat, ya jelas kita juga bakalan tergerak  ke yang nggak bener. Kalo gelora cinta yang dirasa udah mencapai klimaks, akhirnya ngambil keputusan tanpa berpikir panjang, ya, jalan yang dipilih adalah “PACARAN” yuk…
Padahal, Allah aja udah berpesan, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Q.S Al Isra’:32. )

Sebenarnya, buat nyari cinta sejati itu kita nggak perlu pacaran sih, yakinlah, orang yang baik pasti akan dipersatukan dengan orang yang baik… Jika saat ini hati sedang menggebu-gebu karena cinta yang membara, sabar aja… tetap pelihara cintamu itu hingga kau temukan sosok pangeran/bidadari yang kau idamkan… suatu saat nanti pasti dia akan datang… tapi jangan lupa, tempatkan cinta tertinggi hanya untuk Sang Ilahi,… I LOVE YOU ALLAH… ^_^
Okey! Kita coba jauhi yang namanya pacaran itu…

PANGERAN DI BUMI


Ciuwwww… JENK JENK JENK…

Bukan suara tembakan Pak Polisi. Bukan pula bom yang dilempar ke bumi. Meteor yang jatuh? Tidak juga. Hm, lalu apakah itu?
Itu… super hero yang baru saja turun ke bumi. Tapi, bukan Super Man, Spider Man, Bat Man, Power rangers, Ultra Man atau pun Panji Millenium, hehe…
Si super hero ini bahkan mempunyai kekuatan lebih dibanding para super hero seperti yang telah disebutin di atas.
Hei! Tapi tunggu dulu… dia bukan sekedar pahlawan super, tapi ia adalah “PANGERAN” yang tengah dicari oleh para bidadari di bumi.
Susahkah mencarinya? Jawabannya susah-susah gampang, gampang-gampang susah. Ehm! Jawabannya hanya satu, “Bidadari yang baik untuk pangeran yang baik.” Ingin menemukan pangeran itu? jadikan dirimu menjadi bidadari terlebih dahulu ^_^
Baiklah, kembali ke garis…
Perhatian, bagi yang telah menemukan sosok pangeran itu, kemaslah ia dalam hati, minta perlindungan Alloh untuk segala yang bakalan terjadi. Mari kita lirik secuplik gerak gerik sang pangeran itu…

Lihatlah dengan mata indah ini…
Siapa ikhwan yang kau sebut pangeran di dalam hatimu?
Tampan? Tinggi? Gagah? Putih? Cool? Berisi? Kulit mulus? Rambut jabrik? Romantis? Tajir? Selalu memandangmu? Selalu setia berdua denganmu? Selalu memberi hadiah di hari-hari spesial? Selalu mengatakan “cinta”?
BUKAN!!! Bukan itu pangerannya…
Setiap langkahnya adalah ayunan semangat jihad. Kata-katanya adalah pengukuh jiwa, bukan gombal tak bermakna. Raut wajahnya meneduhkan, tersimpan kedewasaan. Matanya tajam, melambangkan keberanian. Namun, senyumnya tetap ramah, melambangkan kelunakan hati. Kepalan tangannya kuat, siap menghantam musuh, melindungi orang-orang tercinta. Hatinya bersih karena mampu menutup pintu hati rapat-rapat dan hanya memberikan satu kunci untuk satu bidadari.
Ketampanannya yang sempurna tersimpan di dalam hati. Kata-kata cintanya ia bentengi di dalam jiwa. Pandangan matanya terjaga. Putih kulitnya bukan yang hanya tampak oleh mata, tapi “putih” itu berasal dari pancaran cahaya tubuhnya.
Kegagahannya terlihat bukan karena tingginya yang bermeter-meter dan otot-otot yang menggunung di permukaan tubuh, atau kulit mulus seperti sutera putih. Bukan! Kegagahannya terlihat dari keberaniannya melangkah, bertempur melawan kehidupan.
Dia memilki keteguhan hati. Mampu menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri dan mampu menjadi pemimpin untuk orang lain. Dia tak sekedar bisa meneladani, tapi ia bisa menjadi tauladan.
Ia kuat, bukan berarti keras. Ada rasa kasih sayang dan cinta yang tulus, perhatian, kemurahan hati... meskipun lisan itu tak pernah mengucapkannya hingga ia bisa mengucapkannya satu kali hanya untuk satu pujaan hati.

Dia mampu menuntun, menggandeng lengan… menggenggam jemari… untuk berlari mengejar satu Dzat Mulia yang memiliki segala kesempurnaan….. ALLOH…  Ya, dia akan membawa orang-orang tercintanya menuju pada Alloh…

Akankah muncul pangeran itu di bumi ini? Pangeran yang mampu meneladani kehidupan Rasulullah… Dan mungkinkah kaulah pangeran itu? Atau… diakah pangeran itu? Atau mungkin mereka? Siapa saja pangeran itu, jika ia mampu menggoreskan sejarah kehidupan di jalan Alloh, maka sungguh ia layak mendapat gelar “PANGERAN” ^_^

BIDADARI DI BUMI


Wuzzzzztttsss…  cahaya itu melesat cepat. Cahaya apa???
Seperti permata yang dilempar, dihempaskan di atas hamparan bumi yang luas. Di manakah cahaya itu tepat mendarat? Semua orang mencari…
Inilah ciri-cirinya,

Dari tatapan mata yang tajam, bola mata yang membulat sempurna, pantulan  cahaya cinta yang memancar darinya, di sana pula terkadang gumpalan air mata yang membeku mampu meleleh. Ada ketulusan, ada kesucian, ada kelembutan yang terlukis dalam beningnya permukaan bola mata itu.
Tatapan mata penuh misteri yang tak bisa di tatap sembarang insan, tak bisa diterjemahkan oleh sembarang orang, tak bisa disalahgunakan oleh sembarang manusia.
Senyum yang penuh makna. Mampu menenteramkan. Memadamkan api amarah, melenyapkan panas gerah, menyembuhkan luka dalam jiwa. Tulang-tulang dan persendian pun tak mampu menopangnya. Semua akan lemah karena senyum itu. Saat itulah tasbih mulai melantun. Maha Suci Alloh Pencipta senyum indah itu.
Wajahnya yang memancarkan cahaya terang mampu menyinari kegelapan. KeCANTIKannya sempurna, layak disebut bidadari. Tapi tidak sampai di situ saja….
Ehm! Nah sekarang nih tulisannya baru akan dimulai, di atas cuma pembukaan saja, Yuppy! Next….
Kata “CANTIK” itu relatif. Dari satu mulut dengan mulut yang lain pasti akan menyalurkan ungkapan yang berbeda. 

Wuih… siapa sih yang nggak mau cantik, siapa pula yang nggak tertarik sama cewek cantik?
Muslimah cantik. Cantik dari dalam, luar, depan, belakang, atas, bawah, samping, serta dari segala sisi dan arah. Wauw! Langka tuh orang yang kaya gitu… Atau jangan-jangan, kaukah muslimah cantik itu???? atau mungkin…. orang-orang terdekatmu??? Saudara? Teman? Semoga saja ada di antara itu, aamiin Ya Rabb.
Semua mata di dunia ini akan melihat…
Ada kibaran kain lambang kemerdekaan dan lambang ketaatan kepada Sang Khaliq. Itu bukan selembar kain yang biasa kita sebut bendera, yang setiap upacara bendera kita memberi hormat kepadanya. Ah, susahlah untuk dijabarkan. Yang pasti ada berjuta hikmah yang tersimpan di balik hijab itu. Ya, hanya selembar kain memang, tapi… ia mampu membungkus ber ton-ton (satuan masa)harta yang tak ternilai harganya karena begitu mahalnya, bahkan tak cukup jika hanya dikatakan “mahal”.
Beralih sasaran… Di samping agungnya makna “hijab” itu, semua “telinga” di dunia ini akan mendengar…
Kata-kata lembut yang terucap darinya, ibarat hembusan angin kecil di tengah-tengah persawahan. Sejuk, dan mampu mengusir kegersangan… menghapus butiran-butiran keringat yang terdesak keluar oleh suhu dalam tubuh.
Bukan lagi setajam pedang, seganas singa yang menerkam, selancip panah tombak. Melainkan selembut kain sutera kata-kata itu meraba, seperti air sungai di pegunungan kata-kata itu mengalir. Andai di pegunungan mengalir air susu, mungkin semanis dan sesuci itulah kata-katanya. Bukan lembek, tapi tegas dan penuh santun. Selalu ada hikmah dari setiap kecapan lisannya.
Bibir itu selalu basah karena Zikir yang selalu diikrarkannya. Tak pernah ia kotori untuk berdusta dan berbuat dosa. Selalu menjadi amal ibadah tatkala bibir itu menciptakan selengkung senyuman. Tangan dan kaki hingga seluruh jemarinya selalu bergerak di bawah naungan Cinta-nya. Jantungnya yang berdenyut, darahnya yang mengalir, paru-parunya yang mengembang dan mengempis, semua menyimpan kecantikan. Kecantikan yang tercipta sempurna, hingga para bidadari pun merasa cemburu dan sungguh sebutan “bidadari” itu lebih pantas bagi para muslimah sejati.

Hatinya ibarat kaca tipis, mudah retak memang. Karenanya, ia butuh kelembutan. Malu adalah ahlaqnya (beda dengan minder), jadi… sentuhlah hatinya dengan pelan.

Hehe… siapkah kau mengajak saudara-saudaramu untuk berusaha menjadi “BIDADARI” itu? sebelumnya, (bagi yg akhwat) yuk kita benahi diri kita masing2 terlebih dahulu ^_^ Semangat!!!

Selasa, 21 Februari 2012

“INDAHNYA UKHUWAH”


Segala Puji dan ungkapan cinta tertinggi untuk Sang Ilahi.
Kaifahalukh, shobat-shobat Shalih/Shalihahku??? Apa kabar Imanmu hari ini? Bagaimana hubunganmu dengan Alloh? Masih dekat bukan? Kau tidak menduakan-Nya, kan? Masih mantap untuk terus melanjutkan perjalanan kehidupan dengan berpegang pada tali Alloh? Sip deh! Semoga kita bisa berjumpa di Surga-Nya nanti, aamiin.
Terimakasih masih setia menyambung tali ukhuwah ini. Terimakasih pula masih setia menerima sodoran kertas dari diriku. Terimakasih juga masih berkenan melirik tulisan-tulisan yang merepoti dan menyita waktumu ini, halah… terlalu merendahkan… Eh, tapi serius… makasih yak! Udah mau baca ^_^
Cihuy! Lanjut…
Kau tahu apa itu cinta? Kalau kamu tahu “cinta”, berarti kamu juga pasti sudah tahu apa itu “benci”, iya kan? Selanjutnya, kau tahu apa itu ukhuwah? Jika kau tahu ukhuwah, berarti kau juga tahu permusuhan. Baiklah, walaupun sudah tahu, toh kalau dikasih tahu lagi juga tak jadi masalah kan? Singkatnya, ringkasnya, pendeknya, gampangnya, intinya, pokoknya,à ukhuwah itu persaudaraan. Kalau panjangnya, ukhuwah itu, peeeeerrrrrssssaaaauudaaaarrrraaaaaaannnn.  Hah, capek.
Yup! Tidak lain dan tidak lain dan juga tidak lain, tulisan ini bakalan mengajak kamu berjalan-jalan menelusuri pepohonan ukhuwah, taman ukhuwah, bunga-bunga ukhuwah, rumput-rumput ukhuwah, bahkan sampai lumut ukhuwah sekalian. Hehehe… over banget, malah wagu ya.
Hmmm, shobat, tadi kau sudah paham apa itu cinta dan apa itu ukhuwah. Kalau digabung, jadinya “cinta ukhuwah”. Kau tahu apa maksudnya? Iya deh percaya… kamu mah udah pinter-pinter… Aku cuma menyuratkan ulang di sini. Ehm! Mulai serius.
Cinta kepada sesama dalam Islam adalah perasaan yang memancar karena adanya ketaqwaan dan bermuara kepada pengendalian yang kokoh dengan tali Alloh. Maka, cinta seperti itu hanya akan tumbuh dengan subur dalam ikatan mulia yang bernama ukhuwah (persaudaraan). Ikatan tersebut merupakan tujuan suci, cahaya rabbaniyyah sekaligus merupakan nikmat Ilahiyyah. Oleh sebab itu, Alloh hanya akan menuangkan cahaya dan nikmat-Nya pada hati dari setiap hamba-Nya yang ikhlas, mensucikan dan melindungi diri-mereka dengan akhlaq yang terpuji.
Keren kan maknanya??? Begitulah shob. Tak bisa dipungkiri, Islam itu cinta damai, (aku juga cinta damai lho, meskipun kadang-kadang juga mencak-mencak, hehe. Yah. No body perfect).
Ukhuwah fillah merupakan sifat yang lazim dari konsekuensi keimanan, dan merupakan perangai yang cocok sebagai teman bagi ketaqwaan. Tidak ada persaudaraan sejati tanpa adanya iman, dan tidak ada iman tanpa adanya persaudaraan. Kau setuju, shob? Harus setuju dong…
Di sinilah kita akan menemukan pancaran cahaya dari yang namanya ukhuwah.
Kau punya sahabat? (lha ngapain ditanya?! Loe gue kan sahabat? Ya kan? Yoi coy! Hehe, pissss). Yah, di situlah kau bisa merasakan sendiri bagaimana nikmatnya, bagaimana indahnya kisah pesahabatan yang dijalani di bawah naungan rahmat-Nya. Selalu ada perbaikan dalam setiap kesalahan, selalu ada maaf dalam setiap khilaf, selalu ada uluran tangan tatkala terjatuh… dan yang bikin semua itu terasa indah adalah karena cinta persahabatan itu berlandaskan, berdasarkan, berasaskan karena Alloh. Ya, Love her/him because Alloh.
Tanpa ada cinta ukhuwah, bisa dibilang hidup kita bakalan kaya patung. Tak ada yang bisa diajak bicara, tak ada yang bisa diajak berbagi. Semua diam, semua suram, dan semua hampa. Maha Suci Alloh yang telah menciptakan begitu banyak manusia dengan kepribadian yang berbeda-beda pula.
Shobat, cinta ukhuwah inilah yang selalu membuat bibir ini tersenyum. Kehadiranmu turut menggoreskan tinta warna dalam lembaran kehidupanku. 
Ayo kita isi ukhuwah ini dengan hal-hal yang penuh manfaat dan barokah.
Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah bersabda: " Siapa yang meringankan beban penderitaan seorang mukmin di dunia pasti Alloh akan meringankan beban penderitaannya di akhirat kelak. Siapa yang memudahkan orang yang dalam keadaan susah pasti Alloh akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Siapa yang menutupi aib seorang muslim pasti Alloh akan menutupi (aibnya)di dunia dan akhirat. Dan Alloh akan selalu menolong hambaNya jika hamba tersebut menolong saudaranya." (HR Muslim).
Di lain sisi, Alloh berfirman: "Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara krn itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kpd Alloh agar kamu medapat rahmat. " (QS Al Hujjuraat 10).
Nah, sudah lelah kan? (jangan bilang belum). Layaknya kehidupan yang ada ujungnya, begitu juga perjalanan kita kali ini. sampai di sini dulu. Tetap nyalakan cahaya cinta ukhuwah ini, okey! SEMANGAT! Dadahhhh…
Jazakumullah khairan, ^_^

Kamis, 29 Desember 2011

♥ SAHABAT SEJATI ♥

Di jaman yang serba modern kaya gini kan sudah banyak ikhwan sama akhwat yang... yah... sudah berbaur gitu deh!  Tetunya karena Islam itu adalah agama yang lemah-lembut, so pasti di Islam juga nggak melarang berteman dengan lawan jenis,..  Etsz! tp tunggu dulu, meski gitu, tapi juga ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar prsahabatan sesuai dg syara’ they are:

1. Menundukkan pandangan. Maksudnya adalah memandang kepada yang bukan aurat dari lawan jenis dan memandang selain aurat tanpa syahwat. Dalilnya adalah al-Qur’an surat an-Nuur [24]: 30-31.
2. Tidak berkhalwat (berdua-duaan dengan lawan jenis). Hal ini berlandaskan pada sabda Rasulullah  yang berbunyi: “Janganlah sekali-kali salah seorang diantara kalian bersunyi-sunyi dengan perempuan lain, kecuali disertai dengan muhrimnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Berinteraksi hanya pada keadaan yang dibenarkan oleh syara’, misalnya dalam hal pendidikan, jual beli, dan pengobatan (dalam beberapa kasus).
4. Berteman karena Allah  semata.

Selain itu perlu diperhatikan pula, agar teman tetep mnjadi teman, yaitu dg cara:

a. Kurangi frekuensi pertemuan yang tidak perlu.
b. Jangan berbicara dan berpenampilan yang menimbulkan daya tarik bagi lawan jenis
c. Menutup aurat dan memakai jilbab bagi wanita.
d. Kurangi berhubungan. (maksudnya seperti, sms, nelpon, e-mail dan chatting)
e. Menjaga hati.




Aktifitas seperti curhat masalah pelajaran, teman, keluarga, nganterin pulang ketika kegiatan berakhir terlalu malam, bikin PR, tugas dan laporan berdua, semua hal tersebut bisa dilakukan jika keduanya telah diikat dengan simpul agung pernikahan.
Artinya, aktifitas persahabatan yang sejati hanya bias berlaku kepada Istri suami, dan teman yang sejenis (laki-laki dengan laki-laki atau wanita dengan wanita, gitchu loh...) 

Menjadi Sahabat Sejati, dengan:
1. Membantu memenuhi kebutuhannya sebelum diminta.
2. Tdk mendatangkan sesuatu yang tidak disukainya.
3. Berbicara dengan sesuatu yang disukainya berupa pujian tanpa keluar dari kebenaran (harus jujur..)
4. Memenuhi janji dengan penuh ikhlas.
 
  

Tipe teman yang patut dijadikan sahabat :
1. Mau berbagi apa saja
Asyik ya jika temen mau berbagi apa saja ke kita, tapi  jangan sampai mengambil kesempatan atas kebaikan dirinya dunk.
Bagaimana ingin mengenal pasti individu ini?
• Dia tidak menipu dan mampu menyimpan rahasia walaupun perkara kecil.
• Dia sering menanyakan kabar tentang dirimu.
• Karier impiannya adalah sebagai seorang ahli psikologi.
2. Memahami
Kamu bisa menerima dan mendengar nasihat serta pandangan yg diberikan dg  hati terbuka. Nasihat yg diberikan juga amat meyakinkan kmu, individu ini wajar kmu dampingi sbg sahabat sejati.
Bagaimana ingin mengenal pasti individu ini?
• Dia bersedia dihubungi kapan saja... 24 jam sehari, 7 hari seminggu!
• Dia seorang teman yg dpt memegang janji. Dlm persahabatan, dia adlh sahabat yg setia.
• Dalam permasalahanmu dia bnyk membantu. Dia mampu mengenali apakah individu yang berhubungan denganmu tu, benar-benar ikhlas or mungkin cuma ingin memperalatmu.
3. Profesional
Saat kamu mengalami permasalahan, dia akan datang menghampirimu dan berusaha memahami keadaanmu. Dia berusaha memberi nasihat dengan meletakkan dirimu dlm dirinya. Nasihat dan pandangannya tu pun tdk mpnyai unsur berat sbelah
dan sekaligus tidak mgkambinghitamkn seseorang. Jelaslah bahwa dia sahabat yang profesional yang bisa kamu dampingi.
Bagaimana ingin mengenal pasti individu ini;
• Dia bijak menjaga emosimu setiap kali kamu berada dalam keadaan tegang
• Setiap kali km menyatakan pandangan n usulan, dia mendengarnya dg ikhlas dan hormat. Kamu boleh melihat kejujuran itu dr sinar matanya.
• Dia tdk prnh memberi alasan sekiranya kmu ajak bertemu. Walaupun dia tahu bhw dirinya akn mjd tmpt curahan masalahmu pd wktu itu!
4. Jujur
Setiap kali ada yang tidak pas dengan penampilan dan keadaanmu, dia akan menegurmu dengan bijak. Dia berkeinginan agar kamu kelihatan perfect tiap saat. Dari teguran dan komentar yang diberikan itu ternyata membangun kamu.Kamu boleh menerima tegurannya dengan hati yang terbuka.
Bagaimana ingin mengenal pasti individu ini:
• Dia adl individu yg lurus. Walau bagaimanapun, keterus-terangannya itu tidak menyakitkan hatimu.
• Dia mau menjadi tulang belakangmu.
• Kamu sentiasa merasakan bhw nasihatnya amat berharga.
 
Next, mari kita simak 12 Ciri-Ciri Sahabat Sejati Menurut Imam al-Ghazali di bawah ini:
  1. Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu;
  2. Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik prshabatanmu itu;
  3. Jika engkau memerlukan pertolongn darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya;
  4. Jika engkau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut dengan baik;
  5. Jika ia memproleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu;
  6. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik dari dirimu, maka akan berupaya menutupinya;
  7. Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh;
  8. Jika engkau berdiam diri (karena malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi;
  9. Jika bencana datang menimpa dirimu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu;
  10. Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu;
  11. Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencana itu;
  12. Jika km berdua sdg brbeda pendapat or berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga.
Nah.. apakah kita telah memiliki sahabat sejati seperti itu? Emh.. tapi… bukankah akan lebih baik jika kita introspeksi diri dulu, apakah diri kita sendiri sudah layak disebut sahabat sejati?????

Sabtu, 17 Desember 2011

SEMANGAT, hari-hari jadi so sweet..

Nah… pd episode kali ni (hehe kaya sinetron aja) qt akan bagi2 semangat… Tau ndiri kan, kalo hari2 dijalani dg rasa penuh was2, dg hati gundah, resah, cemas, malas,dan… tanpa rasa ikhlas,uggghhhttt… rasanya  gak enak bwanget dech!!!  Rasa2nya kaya dunia ni begitu sesak,.. tapi, coba rasakan n di ingat2 paz  qt lagi SEMANGAT.. . wah… semua terasa sangat sangat n sangat  make happy. Ih! poko’ny seneng deh! Tubuh fresh, langkah terasa sangat ringan, semua penuh warna2 cerah,jdny… semua jga jadi terasa mudah dijalani, orang lain jga liatny jd seneng, mukanya gak nglipet2 gitu… SubhanAlloh ya yg telah menciptakan rasa2 itu…
Rasa semangat n gak mood  tu emang wajar berubah silih berganti, tiap orang pasti mengalami hal itu. Nah… tapi dirimu (dan juga diriku) pastinya jga gak mau kan kalo keseringan ngadepin yg namanya rasa bozen n males? siapa sih yg mau jalani hari dgn jiwa gelap, muka kusam, hti terbelenggu kesedihan, hidup jadi gak enak,… so, ni da tips2 biar hari2mu jadi penuh kilauan cahaya terang… with SEMANGAT:

1.Pilih salah satu kata2 bijak yang dapat mempengaruhi semangat dan motivasimu.
Mungkin dgn membaca tulisan berupa kalimat2 pembangkit semangat, baik karya orang lain ataupun yg lain lah! Atau kadang kan temen2  kita ada yg ngasih kaya kata2 penyemangat gitu, nah.. bisa dimanfaatin tuch! Kalo dirimu-dirimu lagi kendur semangat, baca itu… siapa tau semuanya jadi  clink.

2.Berusahalah bertemu dan berkumpul dengan orang2 yang punya semangat positif.
Lha itu, makannya kalo cari temen tu yg baik2 aja… soalnya temen tu kan bisa memberi  pengaruh besar buat diri kita. Dengan demkian, jika suatu saat kita lagi kehilangan semangat, n than kita gabung ke mereka, pazti dlm hitungan detik rasa jenuh itu akan segera kabur dan datanglah si SEMANGAT itu (yah… walau gak dijamin 100% sih.. hehe,).Eh tapi sebagai catatan, semangat itu harus bernilai POSITIF(+).

3.Hapuslah kata “I can’t do it”, “I can’t”, “it’s totally boring”, “I have not a spirit”.
Keyakinan tu yang paling utama. Segala sesuatu bersumber dari hati kita, so,kalo hati kita kotor, mo melakukan apa ja, ya hasilnya juga gitu2lah… dijamin gak bakalan punya manfa’at besar . Begitu juga jika  feeling kita udah berkata kaya di atas, kita tak kan pernah maju. Buang jauh2 kata2 itu! n say “I can do it!”, “I can!”, “it’s great!”, “spirit!”.

4.Mulailah hari dengan bersikap positif.
Sikap positif itu seperti  tersenyum dan kasih salam saat bertemu dengan orang lain, lebih baik lagi sama jabat tangan (upz! Tapi sama2 akhwat or sama2 ikhwan gitu..), soalnya, dengan jabat tangan bisa menumbuhkan rasa kebersamaan dan juga mempererat tali persaudaraan. Terus, sikap positif itu juga bisa berupa dengan berbuat baik dengan temen2,buat seneng orang lain, membantu orang lain, atau kegiatan2 positif lainnya, dan jangan lupa awali hari dengan “BISMILLAH”.


5.Carilah suatu kesempatan untuk berbagi  dan memberi pada orang lain dengan tulus dan ikhlas.
Jangan salah menilai ya… maksudnya memberi di sini tu gak harus memberi berupa harta atau benda lain gitu. Apa aja bisa kita beri ke tmen2 kita, yang penting ap yang kita beri itu adalah sesuatu yang baik, seperi berbagi ilmu, berbagi kasih sayang, berbagi senyum,berbagi nasihat,atau berbagi keramahan. Semua itu kita beri dengan ikhlas semata “Lillahita’ala”, gak boleh karena ada dorongan dari hati yang bisa menjerumuskan ke dalam lubang dosa. Okay okay!!!

6.Pahami kehendak hati or tujuan yang ingin diraih dalam hidup.
Tiap orang pzty punya mimpi dan cita2 untuk masa depannya. Orang yang gak punya mimpi or cita2 berarti gak punya tujuan hidup. N orang yang gak punya tujuan hidup tentu tak tau bagaimana ia harus menjalani hari2nya, jadinya.. yang penting makan n seneng2… tanpa mikirin masa depan kelak. Mereka bilang “Dunia adalah tempat senang2… jadi rugi kalo gak buat foya2..” BUT qt gak boleh dunk kaya gitu, kalo mereka bilang gitu, qt bilang gini..”Dunia ni adalah jalan menuju khirat, hidup di dunia hanya sementara, so… manfaatin semanfaat mungkin  waktu yang ada …”
Kembali ke numb.6 lagi. Teruz, kalo kita udh bisa memahami kehendak hati, dan apa yang jadi tujuan kita nanti, tentu kita bisa su2n rencana untuk meraihnya dari sekarang, bukan???

7.Bersyukur pada Alloh atas limpahan Rahmat dan Berkah yang sudah diberi sampe detik ini.
Segala puji bagi-Nya, banyak ni’mat2-Nya yang telah kita lupakan, yang kita lalaikan... mengingat pun tak pernah, apalagi bersyukur, Astaghfirullahal’azim… Ya Alloh ampunilah kami…
Kalo kamu pengen selalu semangat n merasa ceria menjalani hari2, ingat nikmat Alloh! Dengan kamu bersyukur,kamu jadi nyadar betapa Pemurahnya Alloh pada hamba2-Nya, dengan itu, dirimu pazti gak akan merasa ada keganjalan dan sesuatu yang mesti di cemaskan.
                      ♣ ♣ ♣
Mungkin 7 point di atas bisa mudah kita jalani, dan mungkin juga susah juga kali ya… hehehehehe… yang penting  ikhtiar yang utama… kalo ada kemauan dari hati, InsyaAlloh semua bisa kita gapai… tapi tentu tergantung kehendak Alloh lah… jadi ikhtiarnya juga diiringi do’a, biar tambah manjurrrrr.
Okay, itu sedikit tips2nya, moga kita bisa mengamalkannya ya… n buat dirimu2, moga bermanfaat…

Jumat, 16 Desember 2011

“Life is not in fun”

Kaifahalukh shobat-shobatku  yang budiman… dan tentunya juga semoga selalu dan senantiasa dalam naungan Cinta dan Kasih-Nya, aamiin.
Alhamdulillah, bisa jumpa lagi dengan wajah-wajah kalian yang selalu setia menjadi pembaca tulisan-tulisanku yang kadang bikin… bikin gimana,, gitu… bahkan mungkin udah menyita waktumu cuma buat melototi rangkaian huruf dan tanda baca yang bikin munyeng ini, tapi… satu tujuan yang selama ini terpancang… semoga tulisan dengan isi dan bahasa sederhana ini dapat memberi sedikit percikan di hati untuk merasakan sebuah nikmat indahnya hidup ketika Alloh senantiasa singgah di hati. Terus juga, semoga kalimat-kalimat yang tertulis bisa sedikit memberi rasukan semangat yang menggelora dan senyuman bahagia buat teman-teman semua yang sudah baca dan meresapinya.
Diperjumpaan kita kali ini, yuk sedikit kita tengok pada diri kita masing-masing, sebenarnya… untuk apa sih hidup itu? Mengapa Alloh menciptakan kehidupan, dan mengapa Alloh menjadikan kita hidup? Ada yang bilang, life is for show wild oats, atau for enjoyed one self. Ada juga yang bilang, life is to look for supplies as savings in beyond realm. Ah, apa pun itu katanya, yang penting, HIDUP BUKAN BUAT MAIN-MAIN ( apa pun makanannya, minumnya…???  hehe).
Sebelum melanjutkan perjalanan, mending kita istirahat sebentar yux di bawah pohon yang rindang, sambil kita nikmati hidangan firman Alloh ini, “Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara  main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami.” (Q.S Al-Mu’minun: 115).
Wah… liat tuh… ternyata Alloh menciptakan kita tidaklah cuma main-main belaka... Jadi, tentunya kita juga nggak boleh tuh menjadikan hidup itu sendiri sebagai permainan. Emang siapa kita, beraninya mempermainkan kehidupan. Padahal… hidup ini kan sudah ada yang memiliki, dan hanya Dia yang bisa mengatur dan mengotak atik semuanya. Tapi, di luar sana, masih banyak sekali orang yang menganggap hidup ini hanya iseng dan main-main doang (semoga aja kita bukan salah satu di antara mereka). Aktivitasnya ya hanya berkisar antara tidur, makan, cari uang (kalo yang remaja mah nyari uangnya gampang, tinggal menengadahkan tangan, lembaran-lembaran kertas -atau mungkin kadang uang receh, ckckkkk- akan segera meluncur dan mendarat di telapak tangan, iya kan????? Meskipun kadang kita memang harus mendapat omelan-omelan terlebih dahulu, hehe… pengalaman), dan selebihnya adalah buat cari hiburan. Seakan-akan untuk seperti itulah mereka diciptakan. Padahal… tidaklah demikian, ya kan?.
Sampeyan muslim??? Kalo iya, kita musty tahu dong apa tujuan Alloh menciptakan kita… soalnya, orang yang tidak mengetahui tujuan ia diciptakan, pasti juga tak memiliki pathokan yang jelas dalam meniti hidup, hingga akhirnya ia akan terperosok dan terjerumus di belantara kesesatan, terbelenggu dalam tali-tali yang terpancang dan menghalangi langkah kaki kita.
Percaya tidak percaya, tapi wajib untuk percaya dink J, Alloh itu benar-benar punya misi hidup yang bukan main, sungguh bukan main dan bukan untuk main-main. Dia menciptakan manusia untuk tugas yang sangat agung, ya, betul sekali, tujuannya adalah agar mereka beribadah kepada-Nya. Untuk misi itu, masing-masing diberi tenggat waktu yang sangat terbatas di dunia. Jadi nggak bakalan lama kita bisa memijakkan kaki di bumi ini. Kelak, manusia bakalan mempertanggungjawabkan segala perilakunya di dunia, adakah mereka gunakan kesempatan sesuai dengan misi yang diemban? Atau malah sebaliknya, lembar catatan amal mereka dipenuhi dengan aktivitas yang sama sekali tidak berhubungan dengan apa yang diperintahkan. Ibaratnya, kita mendapat tugas dari guru untuk membuat ini itu, namun ketika tugas itu dikumpulkan, guru tersebut justru menegur kita karena tugas yang telah kita kerjakan tidak sesuai dengan yang diperintahkan. Bisa dibayangkan kan, pasti guru tersebut akan sangat marah. Hmmm jangan sampai deh kita kaya gitu.
Atau mungkin contoh lain, seorang actor pemain film yang berperan tidak sesuai dengan skenario yang telah dibuat, so pasti hasil filmnya nanti juga bakalan mobrak-mabrik kagak jelas.
Selanjutnya, jika tiba saatnya nanti, di hari ketika kita dinilai atas kinerja kita di dunia, tak ada satu episode pun dari kehidupan manusia yang tersembunyi dari Allah. Bahkan, semua tercatat dengan detail dan rinci, hingga manusia pun terperanjat dan keheranan, dan mereka berkata,
“…Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis)…” (Q.S Al-Kahfi: 49).
Wah… jadi merinding dan nggak bisa bayangin betapa malunya kita nanti ketika tiba hari itu… Jadi, sebelum peluang terlewatkan, hendaknya segera kita bangun motivasi, untuk menjadikan hidup lebih berarti dan bermakna. Kesempatan buat memperbaiki diri memang selalu ada. Peluang untuk meluruskan langkah kaki juga selalu tersedia. Tapi, para mahluk-mahluk pengingkar Alloh memang selalu menyihir diri kita sehingga selalu memandang indah kesesatan dan kemaksiatan di dunia ini. Padahal, kita juga nggak tahu seberapa lama kita akan berada di bumi ini, jadi lebih baik dan jan kudu, secepatnya kita meluruskan jalan yang telah berbengkok, membasuh kaca yang penuh debu, dan membersihkan hati yang penuh dengan firus-firus, serta membuka jendela pikiran agar cahaya masuk dan menerangi di sana. Are you ready????????
Tentunya kita nggak pengen kan nanti akan menangis malu dan kecewa melihat betapa brandalnya ulah kita. Huh… memang hidup bukan untuk main-main. Ayo! Bersiaplah! Dan segeralah beraksi!